Pochettino Puji Pulisic: Akhir Paceklik Gol Jelang Piala Dunia!

Author Image

Terbit

1 Juni 2026, 07:16 WIB

Pochettino Puji Pulisic: Akhir Paceklik Gol Jelang Piala Dunia!
Pochettino Puji Pulisic: Akhir Paceklik Gol Jelang Piala Dunia!

GoBlog.co.id, 01 Juni 2026 – Charlotte, AS – Performa gemilang Christian Pulisic saat Amerika Serikat menghadapi Senegal dalam laga uji coba jelang Piala Dunia menuai pujian dari pelatih Mauricio Pochettino. Kemenangan 3-2 atas Senegal pada Minggu (31/5) memberikan jawaban atas beberapa pertanyaan krusial mengenai kesiapan timnas AS.

Pochettino, yang sebelumnya memprediksi bahwa paceklik gol Pulisic akan berakhir di turnamen akbar, terbukti benar. Sang kapten berhasil mencetak satu gol dan memberikan assist dalam pertandingan tersebut, menunjukkan kembalinya performa terbaiknya di saat yang tepat.

“Saya sangat senang untuk Pulisic. Saya rasa, untuk pertama kalinya, kami tidak bisa mengeluh atau mengatakan apa pun tentang penampilannya,” ujar Pochettino usai pertandingan. “Bagi saya, performa Christian selama 45 menit hari ini sangat, sangat bagus. Tapi ia masih punya potensi untuk berkembang.”

Pulisic sendiri tampil dominan di babak pertama, membuktikan bahwa kritik yang diterimanya belakangan ini karena mandul gol tidak memengaruhinya. Kembalinya performa Pulisic menjadi angin segar bagi skuad AS yang akan segera berlaga di Piala Dunia.

Selain Pulisic, Pochettino juga menyoroti kontribusi pemain senior seperti bek tengah Tim Ream. Meskipun usianya sudah 38 tahun, Ream berhasil menjaga lini pertahanan tetap solid dan terorganisir di sebagian besar babak pertama sebelum pergantian pemain besar-besaran dilakukan di paruh kedua.

“Dia akan menjadi kapten yang hebat,” prediksi Pochettino sebelumnya, yang kini terbukti. Ream mampu memberikan ketenangan dan kepemimpinan di lini belakang, sebuah aspek krusial menjelang turnamen besar.

Pertandingan melawan Senegal ini dimanfaatkan kedua tim, termasuk pelatih Senegal Pape Thiaw, untuk memberikan kesempatan bermain kepada hampir seluruh pemain. Ini menjadi ajang evaluasi terakhir sebelum AS menghadapi Jerman dalam laga pemanasan pamungkas di Chicago pada Sabtu mendatang, yang diharapkan dapat memantapkan susunan pemain utama.

Kiper Matt Turner, yang menjadi starter di Piala Dunia terakhir dan mencatatkan dua kali clean sheet (total terbaik kiper AS sejak 1930), juga menunjukkan performa impresif di babak pertama melawan Senegal. Insting dan pengalamannya terlihat jelas saat ia berhasil menggagalkan peluang berbahaya dari Sadio Mane.

Namun, tidak semua aspek pertandingan berjalan mulus. Dua gol Senegal tercipta akibat kelengahan lini pertahanan Amerika Serikat. Gol pertama terjadi karena Sadio Mane mampu lolos dari penjagaan dan mencetak gol dengan minim tekanan. Gol kedua merupakan akibat dari kesalahan koordinasi yang memalukan.

Pochettino mengakui bahwa masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam pengelolaan situasi saat tim memimpin. “Kami kebobolan, melalui kesalahan kami sendiri, peluang. Kami perlu meningkatkan cara kami mengelola beberapa situasi,” katanya.

Meskipun demikian, Pochettino tetap optimistis melihat komitmen seluruh pemain. “Kami sekarang sadar akan hal-hal yang perlu kami tingkatkan. Kami sudah berbicara selama satu setengah tahun; sekarang ini adalah kenyataan,” tegasnya. “Kami melihat komitmen semua orang di sana. Dengan sikap dan komitmen itu, kami memiliki bakat, pemain dengan bakat luar biasa, tetapi kami perlu terus berkembang.”

Pertandingan melawan Jerman akan menjadi ujian yang lebih berat dan kesempatan terakhir bagi para pemain untuk meyakinkan Pochettino sebelum skuad final Piala Dunia diumumkan. AS akan memulai kampanye Piala Dunia mereka melawan Paraguay pada Jumat, 12 Juni, diikuti oleh Australia (19 Juni) dan Turki (25 Juni).

  • Pochettino memuji Christian Pulisic atas performa gemilang (gol dan assist) dalam kemenangan 3-2 atas Senegal, mengakhiri paceklik gol sang pemain.
  • Pemain senior Tim Ream menunjukkan kepemimpinan dan ketenangan di lini pertahanan, menguatkan prediksi Pochettino tentang perannya sebagai kapten.
  • Meskipun meraih kemenangan, lini pertahanan AS menunjukkan beberapa kelemahan yang perlu segera diperbaiki sebelum Piala Dunia.
  • Pertandingan melawan Jerman akan menjadi tolok ukur terakhir bagi Pochettino untuk menentukan susunan pemain utama.

Related Post

Terbaru