GoBlog.co.id, 28 Mei 2026 – Ribuan buruh Indomaret menggelar aksi demonstrasi di depan Menara Indomaret, Jakarta Utara, menuntut keadilan terkait hak upah lembur mereka. Aksi ini dipicu oleh kebijakan perusahaan yang dinilai mengganti hak upah lembur, khususnya pada hari libur nasional, dengan kompensasi berupa hari libur pengganti. Para buruh merasa dirugikan dan terintimidasi untuk menyetujui kebijakan tersebut.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, telah merespons aksi demonstrasi ini. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan para buruh. Demonstran mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka terkait pembayaran upah lembur yang adil tidak dipenuhi oleh pihak manajemen Indomaret.
Menurut keterangan para buruh, kebijakan baru ini secara signifikan mengurangi pendapatan mereka, terutama bagi mereka yang sering bekerja lembur di hari libur. Mereka menganggap penggantian upah lembur dengan hari libur sebagai bentuk pemotongan hak yang tidak dapat ditoleransi. Selain itu, beberapa buruh melaporkan adanya intimidasi dari atasan untuk menerima kebijakan tersebut, yang menambah kekecewaan dan kemarahan mereka.
Baca Juga
Aksi demonstrasi ini menjadi sorotan publik dan memicu perhatian luas terhadap kondisi kerja serta hak-hak buruh di sektor ritel. Tuntutan utama para buruh Indomaret meliputi:
- Pembayaran upah lembur sesuai dengan ketentuan undang-undang, tanpa penggantian dengan hari libur.
- Peninjauan kembali kebijakan perusahaan terkait kompensasi kerja lembur, terutama pada hari libur nasional.
- Jaminan perlindungan dari intimidasi dan tekanan dari pihak manajemen terkait kebijakan kerja.
- Dialog terbuka dan transparan antara manajemen Indomaret dengan perwakilan buruh untuk mencari solusi terbaik.
Pihak manajemen Indomaret sendiri belum memberikan pernyataan resmi secara luas terkait aksi demonstrasi ini. Namun, respons dari Kementerian Ketenagakerjaan diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi dan memfasilitasi penyelesaian masalah antara buruh dan perusahaan. Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini akan terus dipantau, mengingat potensi meluasnya aksi jika aspirasi buruh tidak segera diakomodasi.
Di tengah isu demonstrasi buruh Indomaret, berbagai peristiwa lain juga mewarnai pemberitaan, mulai dari penangkapan selebgram yang terlibat penganiayaan hingga persiapan perayaan Idul Adha. Namun, fokus utama saat ini tertuju pada nasib para pekerja Indomaret yang memperjuangkan hak-hak mereka.




