GoBlog.co.id, 25 Mei 2026 – Manchester, Inggris – Momen emosional menyelimuti Stadion Etihad pada hari Minggu (24/05/2026) ketika Bernardo Silva mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar Manchester City setelah tujuh tahun yang penuh trofi. Dalam pertandingan terakhirnya yang berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Aston Villa, sang kapten tidak mampu menahan air mata haru saat menjalani guard of honour.
Silva, yang bergabung dengan City dari AS Monaco pada tahun 2017, telah menjadi pilar penting dalam kesuksesan klub, memenangkan 16 gelar mayor, termasuk treble bersejarah pada musim 2022-2023. Keputusannya untuk meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir menandai akhir dari sebuah era yang gemilang.
Diiringi oleh manajer Pep Guardiola, Silva memberikan pidato perpisahan yang menyentuh hati kepada para pendukung setia. “Sungguh sulit untuk mengungkapkan perasaan saya terhadap Manchester City, terhadap kalian semua, karena saya rasa saya tidak akan pernah merasakan hal yang sama terhadap tim lain dalam hidup saya,” ujar Silva dengan suara bergetar. “Cinta yang saya dapatkan dari klub ini, dari kalian, saya ragu akan mendapatkannya lagi. Jadi, terima kasih banyak.”
Baca Juga
Ia menambahkan, “Semua kenangan yang kita miliki bersama, dengan saudara-saudara saya, dengan kalian, para staf, ini adalah sebuah keluarga. Ini akan selalu menjadi keluarga saya dan saya sangat bersyukur.” Momen perpisahan ini semakin mengharukan ketika Silva terlihat memeluk putrinya di terowongan stadion sebelum keluar untuk pertandingan terakhirnya.
Keputusan Silva untuk tidak memperpanjang kontraknya telah bulat diambil dua tahun lalu. Meskipun berbagai upaya dilakukan oleh klub dan tawaran menarik datang dari klub-klub besar Eropa, termasuk Juventus yang dilaporkan menawarkan gaji €8 juta per musim, Silva tetap pada keputusannya. Keinginan untuk mencari tantangan baru dan bermain di level tinggi menjadi motivasi utamanya.
Laporan terbaru mengindikasikan bahwa Atletico Madrid menjadi klub terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Silva. Klub asal Spanyol tersebut dikabarkan melihat Silva sebagai pengganti ideal untuk Antoine Griezmann yang santer dikabarkan akan pindah ke MLS. Pelatih Atletico, Diego Simeone, diyakini menjadi daya tarik tersendiri bagi Silva untuk melanjutkan kariernya di bawah asuhannya.
Sepanjang kariernya di Manchester City, Silva selalu menjadi pemain yang diminati. Barcelona berulang kali mencoba merekrutnya, namun ia selalu berhasil diyakinkan untuk bertahan. Keputusannya untuk pergi secara gratis setelah kontraknya berakhir menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap klub hingga akhir masa baktinya.
Pertandingan melawan Aston Villa tidak hanya menjadi laga terakhir bagi Silva, tetapi juga bagi Pep Guardiola dan John Stones. Ketiganya meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam sejarah kesuksesan Manchester City dalam satu dekade terakhir. Para penggemar memanfaatkan momen ini untuk merayakan warisan yang telah mereka tinggalkan, meskipun hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
Perpisahan Silva ini menjadi salah satu momen paling emosional dalam sejarah klub. Ia meninggalkan Etihad dengan status legenda, membawa serta kenangan manis dan ucapan terima kasih yang mendalam dari seluruh keluarga besar Manchester City.
- Siapa: Bernardo Silva, kapten Manchester City.
- Apa: Mengucapkan selamat tinggal emosional kepada klub dan penggemar setelah tujuh tahun.
- Kapan: Setelah pertandingan terakhir musim 2025-2026, Minggu, 24 Mei 2026.
- Di mana: Stadion Etihad, Manchester, Inggris.
- Mengapa: Kontraknya habis dan ia memutuskan untuk mencari tantangan baru setelah memenangkan 16 trofi mayor bersama klub.
- Bagaimana: Dengan pidato perpisahan yang menyentuh, air mata haru, dan guard of honour dari rekan setim serta lawan.




