GoBlog.co.id, 25 Mei 2026 – BOLOGNA – Inter Milan tampaknya telah merampungkan musim kompetisi Serie A dengan hasil imbang 3-3 melawan Bologna dalam laga yang mendebarkan. Namun, fokus klub kini beralih sepenuhnya ke bursa transfer musim panas, di mana Davide Frattesi diproyeksikan akan menjadi sumber dana utama untuk mendatangkan amunisi baru.
Hasil seri melawan Bologna mengakhiri musim yang luar biasa positif bagi Inter. Kini, klub akan berkonsentrasi penuh pada pergerakan di pasar transfer demi menjaga daya saing di musim depan. Davide Frattesi, yang absen dalam laga terakhir karena cedera, dipastikan akan menjadi pemain yang dilepas di akhir musim setelah tiga musim membela panji Nerazzurri.
Penjualan Frattesi diperkirakan akan memberikan suntikan dana segar yang signifikan. Laporan dari Corriere dello Sport menyebutkan bahwa hasil penjualan pemain tersebut akan melengkapi anggaran belanja yang telah disiapkan oleh Oaktree, yang diperkirakan berkisar antara 40 hingga 45 juta Euro (sekitar Rp 700-800 miliar). Dana ini akan dialokasikan untuk memperkuat beberapa lini krusial.
Baca Juga
Prioritas utama Inter di bursa transfer adalah mendatangkan seorang bek tengah baru. Selain itu, klub juga membidik dua pemain tengah, yakni Kone dan Jones, untuk memperkuat kedalaman skuad di lini kedua. Posisi sayap juga menjadi perhatian, dengan Palestra disebut-sebut sebagai target potensial untuk menambah variasi serangan.
Lebih lanjut, Inter juga berencana mencari satu pemain lagi yang dapat memberikan sentuhan magis, menambah elemen kejutan dan kreativitas di lini serang. Jika Nico Paz dipastikan gagal didatangkan, Inter akan mengalihkan perburuan kepada alternatif lain yang memiliki profil serupa.
Dalam pertandingan pamungkas musim ini melawan Bologna, Inter sempat tertinggal 1-3 sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Gol-gol Inter dicetak melalui tendangan bebas spektakuler Federico Dimarco, gol bunuh diri Piotr Zielinski, dan penyelesaian akhir dari Pio Esposito. Sementara itu, Bologna sempat unggul melalui gol yang berbau defleksi dan gol bunuh diri Zielinski.
Laga ini juga menjadi momen perayaan bagi Inter yang telah mengunci gelar Scudetto dan Coppa Italia. Beberapa pemain seperti Hakan Calhanoglu, Marcus Thuram, Manuel Akanji, dan Denzel Dumfries dilepas lebih awal untuk berlibur, sementara Frattesi harus menepi karena cedera.
Keputusan untuk melepas Frattesi sekaligus menjadi indikasi strategi transfer Inter yang lebih terukur, mengandalkan penjualan pemain untuk mendanai pembelian pemain baru. Dengan anggaran yang cukup besar dan target yang jelas, Inter diharapkan mampu membangun skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi tantangan di musim mendatang, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Analisis 5W+1H:**
- Who (Siapa): Inter Milan dan Davide Frattesi.
- What (Apa): Inter Milan berencana menjual Davide Frattesi untuk mendanai pembelian 4 pemain baru dengan anggaran sekitar 40-45 juta Euro.
- When (Kapan): Bursa transfer musim panas mendatang, setelah selesainya musim kompetisi Serie A 2023/2024.
- Where (Di mana): Pergerakan transfer akan dilakukan secara global, dengan fokus pada pemain incaran di Eropa.
- Why (Mengapa): Untuk memperkuat skuad Inter Milan agar tetap kompetitif di berbagai ajang musim depan.
- How (Bagaimana): Melalui penjualan Frattesi yang diharapkan menghasilkan dana signifikan, dikombinasikan dengan anggaran dari Oaktree.




