GoBlog.co.id, 25 Mei 2026 – JAKARTA – Tim esports kenamaan asal Eropa Timur, Parivision, akhirnya berhasil mengukuhkan diri sebagai juara DreamLeague Season 29 ‘Dota 2‘ Tournament. Kemenangan ini menandai gelar DreamLeague kedua bagi mereka dan menegaskan kembali posisi mereka sebagai salah satu penantang terkuat di kancah kompetitif Dota 2 menjelang The International 2026.
Dalam pertandingan final yang sengit pada Senin (25 Mei), Parivision berhasil mengalahkan rival regional mereka, Aurora Gaming, dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini membawa pulang hadiah utama sebesar US$290.000, yang terbagi menjadi US$250.000 untuk para pemain dan US$40.000 untuk organisasi. Total, turnamen ini memperebutkan hadiah senilai US$1 juta.
Gelar ini menjadi kemenangan turnamen pertama Parivision di musim kompetitif 2025-2026 dan yang kedua di DreamLeague, setelah sebelumnya mereka meraih gelar pada DreamLeague Season 26 Juni tahun lalu. Perjalanan Parivision di musim ini diawali dengan sedikit lambat, namun mereka terus menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Kehadiran legenda Dota 2, Clement “Puppey” Ivanov, sebagai pelatih sejak akhir Januari lalu tampaknya memberikan dampak positif yang besar bagi tim.
Baca Juga
Kembalinya performa terbaik Parivision datang di waktu yang sangat krusial, mengingat musim kompetitif Dota 2 akan segera mencapai puncaknya di The International (TI) 2026 pada bulan Agustus mendatang. Dengan kemenangan di DreamLeague Season 29, Parivision diprediksi kuat akan mendapatkan undangan langsung ke turnamen kejuaraan dunia Dota 2 tahunan ini.
Sementara itu, Aurora Gaming harus puas di posisi kedua dan membawa pulang hadiah hiburan sebesar US$130.000, terbagi untuk pemain (US$100.000) dan organisasi (US$30.000). Meskipun Aurora telah membuktikan diri sebagai tim yang konsisten, gelar turnamen Tier 1 masih belum bisa mereka raih musim ini. DreamLeague Season 29 merupakan kekalahan kedua mereka di posisi runner-up musim ini, setelah sebelumnya juga meraih posisi serupa di DreamLeague Season 28 dan PGL Wallachia Season 8.
Dengan berakhirnya DreamLeague Season 29, ESL Pro Tour (EPT) 2025-2026 akan segera ditutup dengan gelaran Esports World Cup 2026 yang akan diselenggarakan di Paris, Prancis pada bulan Juli. Parivision dan Aurora termasuk di antara tim-tim yang telah mendapatkan undangan langsung ke turnamen tersebut berkat posisi mereka di 13 besar klasemen EPT.
Turnamen DreamLeague Season 29 sendiri berlangsung secara online dari tanggal 13 hingga 24 Mei 2026, diikuti oleh 16 tim peserta. Parivision menunjukkan dominasi yang luar biasa sepanjang turnamen, hanya kalah satu kali dan kehilangan total tujuh game dalam perjalanan mereka menuju tangga juara. Kekalahan tunggal mereka terjadi di babak Group Stage saat melawan tim PlayTime dari Peru, namun mereka tetap berhasil finis sebagai unggulan kedua di Grup B dengan rekor 6-1.
Aurora Gaming, yang menjadi lawan Parivision di grand final, menempati posisi keempat di Grup A dengan rekor 4-3. Kedua tim berhasil melaju ke babak playoff dengan status unggulan dari grup masing-masing, yang memberikan mereka keuntungan di babak upper bracket. Parivision menunjukkan performa impresif di babak playoff, mengalahkan para pesaing kuat lainnya seperti Team Liquid, Team Falcons, dan Team Spirit melalui kemenangan 2-1 di setiap pertandingan upper bracket sebelum mencapai grand final.
Berikut adalah rangkuman 5W+1H mengenai kemenangan Parivision di DreamLeague Season 29:
- What (Apa): Parivision memenangkan DreamLeague Season 29 Dota 2 Tournament.
- Who (Siapa): Parivision sebagai juara, mengalahkan Aurora Gaming di final.
- When (Kapan): Turnamen berlangsung 13-24 Mei 2026, dengan final pada 25 Mei 2026.
- Where (Di mana): Turnamen diselenggarakan secara online.
- Why (Mengapa): Performa tim yang meningkat, strategi yang matang, dan pengaruh pelatih Clement “Puppey” Ivanov menjadi faktor kunci kemenangan.
- How (Bagaimana): Parivision mengalahkan Aurora Gaming 3-2 di grand final, setelah melalui babak playoff upper bracket yang kompetitif.
Kemenangan Parivision di DreamLeague Season 29 tidak hanya membawa pulang hadiah besar tetapi juga memperkuat posisi mereka sebagai kandidat kuat untuk The International 2026. Performa konsisten dan kehadiran sosok berpengalaman seperti Puppey menjadi kunci keberhasilan tim ini, sekaligus memberikan gambaran menarik tentang dinamika kompetitif Dota 2 di musim ini.




